Ahok-Djarot Mabuk, Dab, dan Pose Swag?

Pernah terbayang gaya sok swag Djarot menirukan gaya youtuber sensasional Indonesia Rich Chigga? Atau kalian malah pernah bertanya-tanya gimana jadinya kalau Ahok dan Djarot rebutan Raisa? Atau lebih gila lagi, bagaimana kalau misalnya mereka berdua tanding bottle flip challenge sambil menunjukkan gaya dab terbaik mereka?

Eitss, penulis tidak sedang mabuk seperti Ahok kok (lihat video Raisa). Ahok dan Djarot sepertinya memang sedang memakai topi swagger mereka menjelang putaran 2 Pilkada pada tanggal 19 April 2017 mendatang. Anda dapat melihat tingkah bapak-bapak kekinian ini di video di bawah ini.

Ahok-Djarot Flip Bottle Challenge:

Ahok-Djarot Reaction Video to Rich Chigga – Dat $tick:

Ahok-Djarot Reaction┬áVideo to Raisa – Kali Kedua:

Sudah puas melihat mabuknya Ahok disembuhkan suara merdu Raisa? Sekarang mari kita melihat kira-kira kenapa sih tim Ahok-Djarot sampai membuat video-video ini.

Menggaet Suara Anak Muda

Kalau dilihat-lihat, taktik kampanye Ahok-Djarot yang bisa dibilang sangat kekinian ini bisa dibilang masuk akal. Pasalnya, sebagian besar dari pendukung mereka berasal dari kalangan netizen berusia muda. Bahkan sebuah poll yang dilakukan di forum online kaskus sempat menunjukkan bahwa elektabilitas mereka mencapai 78% di segmen ini (Source: Pilkada DKI 2017). Terlepas dari metodologi pengambilan poll ini yang kemungkinan tidak memenuhi rambu-rambu ilmu statistika secara ilmiah, tetap dapat dibilang bahwa pasangan ini memiliki appeal tersendiri bagi kaum netizen dan kalangan muda yang menjadi target utama Kaskus. Trend ini sepertinya tidak dapat dilewatkan tim kampanye Ahok-Djarot begitu saja, dan timbullah video-video di atas.

Walaupun bisa dibilang bahwa tingkah Ahok-Djarot terlihat sedikit cringey di video, sepertinya taktik ini terlihat cukup berhasil menarik perhatian anak muda. Komentar-komentar pengguna youtube terlihat positif secara mayoritas. Bahkan beberapa dari mereka melakukan request agar Ahok-Djarot melakukan reaction video ataupun challenge lainnya.

Substansi di Balik Video Tersebut

Seperti layaknya kebanyakan hal, tentu saja ada sisi positif dan negatif dari video-video yang dirilis oleh tim pemenangan Ahok-Djarot ini.

Di satu sisi, video ini berusaha menunjukkan bahwa Ahok-Djarot adalah sosok yang relatable, di mana anak-anak muda dan netizen dapat merasa lebih dekat dengan paslon ini. Ditambah lagi, dengan membuat sebuah kampanye menjadi hal yang lebih fun, ini membuka kemungkinan yang lebih besar bagi para pemilih baru untuk berpartisipasi di dalam pesta demokrasi di tahun ini dan masa-masa mendatang. Reaction video yang dibuat oleh Ahok-Djarot juga mungkin dapat diartikan sebagai suatu bentuk apresiasi terhadap karya anak muda yang terkadang dikesampingkan.

Akan tetapi di sisi lain, makna dan faedah sebenarnya di balik video-video ini sedikit dipertanyakan. Tentunya ketika berkampanye, seharusnya bukan hanya senang-senang dan permainan emosi belaka saja yang diandalkan. Fokus dan pesan yang jelas dari setiap instrumen kampanye penting sifatnya untuk menciptakan suatu lingkungan berpolitik dan berdemokrasi yang lebih dewasa. Sayangnya, dari ketiga video di atas, penulis tidak dapat menerka dengan jelas pesan apa yang ingin disampaikan oleh paslon nomor 2 ini.

Perlu diingat bahwa tujuan dari masa kampanye bukan hanya untuk mendapatkan suara, tetapi juga untuk mengedukasi rakyat. Kampanye juga tidak selamanya harus membosankan, sehingga cara-cara kampanye yang unik dan fun sifatnya adalah dianjurkan. Akan tetapi, jangan sampai cara-cara ini sampai membuat lupa apakah tujuan dari berkampanye dan proses demokrasi ini yang sebenarnya.

Bagaimana menurut anda?

Tentang Penulis

Steven Kester Yuwono

Steven Kester Yuwono adalah CTO dan Co-Founder dari Jurnal Kebenaran. Saat ini Kester sedang menyelesaikan studi PhD ilmu komputer di bidang Natural Language Processing, dimana Kester berharap aplikasi dari risetnya dapat membawa dampak positif di bidang kesehatan. Kester yang juga merupakan antusias gitar dan badminton ini juga memiliki minat besar dalam menjelajahi bagaimana teknologi dapat membawa perubahan di berbagai industri.